Jumat, 17 Mei 2013

mata kuliyah psikologi umum_tingkah laku manusia


MAKALAH
MATA KULIAH PSIKOLOGI UMUM
TINGKAH LAKU MANUSIA

DOSEN PENGAMPU
Drs.H. M. Rawi Husin, M.Pd.I


 









DISUSUN OLEH :
SUKRON
NUR CHOSIM
JURUSAN : I P.A.I  B
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM MA’ARIF JAMBI
2012

KATA PENGANTAR

          Ahamdulialh atas kehadirat Allah SWT atas berlimpahnya rahmat dan hidayah serta karunia-Nya lah sehingga kami bisa menyelesaikan makalah ini dengan sebaik-baiknya.
       
Sholawat serta salam tak lupa kita ncurahkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW.
       
Makalah ini kami susun untuk memenuhi tugas kelompok dalam mata kuliah yang berjudul “TINGKAH LAKU DAN PERKEMBANAGAN MANUSIA `”. Melalui makalah ini semoga dapat menberikan pengetahun yang bermanfaat bagi setiap pembacanya.
       
Kami dari tim kelompok dan penyusun mengakui bahwa makalah ini jauh dari kesempurnaan,oleh karena itu kritik dan saran yang bersifat membangun sangat kami harapkan demi perbaikan yang akan datang.










Daftar isi

Kata pengantar....................................................................
Daftar isi.............................................................................

 BAB I Pendahuluan..........................................................
              

BAB II Pembahasan
               A.Tingkah laku manusia....................................
                                                                    
               B.Perkembangan manusia.................................
                    1.teori nativisme...........................................
                    2.teori empirisme.........................................
                    3.teori konvergensi.......................................

BAB III Penutup................................................................
                  A.Simpulan......................................................
                  B.Saran.............................................................
Daftar pustaka...............................................................











BAB II
PEMBAHASAN

Tingkah Laku  dan Pekembangan Manuisa

  A.Tingkah laku pada manusia

        Tingkah laku manusia sangat berbeda dengan tingkah laku pada binatang. Jika tingkah laku manusia di bandingkan dengan tingkah laku binatang, terlihat tingkah laku manusia lebih sempuna di bandingkan dengan tingkah laku binatang bahkan jika dibandingkan dengan tingkah laku mahkluk hidup lainnya.
Tingkah laku manusia terlihat paling sempurna, hal itu disebabkan karena manusia memliki kemampuan-kemampuan pada dirinya yang tidak dimmilliki oleh mahkluk hidup yang lain.
          Kemampuan atau kelihaian manusia yang sangat tinggi tersebut menjadikan manusia dapat meenguasai keadaan alam dan sekitarnya termasuk binatang atau mahkluk hidup yang lain .
Binatang dan mahkluk hidup yang lain yang ada di alam justru dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup nya. Kelebihan yang ada pada manusia tersebut telah diterangkan dalam Al-qur`an surat At-Tin ayat 4 …

                                      ... حسنتۊويم١ لٳنسٳن ڧي١لۊد خلۊنٳ


 artinya “sungguh kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya”
          Jadi menurut isi kandungan ayat di atas bahwa Allah telah menciptakan mansuia adlah mahkluk yang di ciptakan dalam bentuk yang sebaik-baiknya,yang memiliki kelebihan dan kemampuan yang tinggi dari mahkluk yang lain.         

 
         Ditinjau dari kemampuan yang dimiliki oleh manusia maka tampak kemampuan manusia yang satu dengan yang lainnya itu berbeda. Dengan pernyataan lain,kemampuan manusia tidak sama  baik kemampuan dalam berfikir,sikap,maupun tingkah laku secaran keseluruhan. Dalam setiap penyeledikan tentang manusia selalu ditemukan bahwa setiap manusia ternyata berbeda dalam hal apa yang di fikirkannya dan perasaannya sehingga terlihat adanya perbedaan gerak-geriknya,bukti sederhana tentang hal itu dapat ditemukan dalam suatu keluarga, misalnya didalam keluarga terdapat 2 orang anak kakak beradik yang sama-sama berjenis kelamin laki-laki,bisa disebut nama kedua anak saudara sekandung tersebut berturut-turut A dan B . si A dalam hidup kesehariaannya yang rajin dan selalu  disiplin, rapi dan giat belajar. Sememntara si B memperlihatkan kebiasaan yang suka bermalas-malasan,seperti malas belajar,sering kali acak-acakan (semau gue),dan suka berboros waktu dengan melakukan kegiatan yang kurang bermanfaat. Kedua contoh tersebut merupakan gambaran yang jelas akan adanya perbedaan individu meskipun keduanya berasal dari “perut ibu” yang sama karena merupakan saudara sekandung,barang kali di antara kita ada yang bertanya,mengapa bisa seperti itu? Secara umum hampir tidak di temukan dua orang manusia (walaupun kembar ) dengan sikap natau kemampuannya sama persis,kenyataan tersebut merupakan hal yang utama dalam psikologi,penyebab perrbedaan tungkah laku kedua orang tersebut disebabkan adanya faktor-faktorn yang berperan dalam pembentukan tingkah laku pada individu atau manusia.
          Ciri tingkah laku manusia yang membedakannya dari mahkluk lain  telah dikemukakan oleh Sarlito (2000),yaitu adanya kepekaan sosial,kelangsungan tingkah laku, orientasi pada tugas,memilki aspirasi pada setiap usaha yang diperjuangkannya,dan unik pada tiap-tiap indidvidunya.




B.Perkembangan Manusia

        Manusia dari waktu ke waktu terus mengalami perubahan yang menuju ke tingkat yang lenih sempurna dibandingkan dengan makhluk hidup yang lain.perubahan terssebut dalm segi fisiologi maupun psikologi.Tentang perkembangan manusia secara detail dibicarakan khusus tentang hal itu dalam ilmu yang disebut Psikologi Perlembangan. Para ahli mengatakan bahwa perkembangan manusia dipengaruhi oleh bermacam-macam faktorseperti yang di tuangkan dalam teori perkembangan yang di susunnya. Teori yang telah di kenal umum dalalm psikologi seperti di kemukakan oleh para ahli diantaranya,yaitu teori nativisme,teori  empirisme,dan teori konvergensi.

1.    Teori nativisme

    Teori nativisme dikemukakan oleh Scopen hauer. Dia mengemukakan bahwa perkembangan manusia ditentukan oleh faktor-faktor keturunan yang merupakan faktor-faktor yang dibawa oleh individu pada waktu dilahirkan.
 Dengan demikian pada waktu di lahirkan manusia telah membawa sifat-sifat tertentu yang akan menentukan keadaan individu yang bersangkutan. Pada kenyataabbya individu akan hidup didunia dengan alam sekitarnya. Tetapi menurut teori Nativisme adanya faktor-fakktor lingkungan temasuk pendidkan tidak berpengaruh terhadap perkembangan individu yang bersangkutan. Dengan begitu teori ini memandang bahwa sifat-sifat yang di lahirkan ke dunia telah di tentukan oleh sifat-sifat semasa masih dalam kandungan ibunya. Setelah di lahirkan sifatpsifat itu tetap melekat erat pada individu tersebut dan tidak dapt di ubah oleh faktor apapun. Jika individu di lahirkan oleh ibu yang memiliki sifat yang baik,individu tesebut akan menjadi individu \yang baik pula,dan sebaliknya. Sifat baik dan buruk tersebut akan terus melekat pada individu selama hidupnya didunia dan tidak akn oernah bisa di ubah oleh uoaya apapun termasuk pendidikan.
         Jadi menurut teori ini pendidikan tidak mempunyai peranan apa-apa untuk mengubah sifat-sifat individu. Dengan demikian di dunia pendidikan dalam teori Nativisme timbul faham pessimistis berkaitan dengan pengubahan sifat-sifat individu dari sifat jelek ke sifat yang baik ( terpuji). Menurut teori ini,unntuk mendapatkan generasi  dan masyarakat yang baik harus dilakukan seleksi terhadap anggota masyarakat.
  Masyarakt yang tidak baik tidak di beri kesempatan untuk berkembang,sebab mereka akan  memberikan keturunan yang buruk.sebaliknya untuk mendapatkan masyarakt yang baik langkah yang akan di tempuh yaitu menyeleksi masyarakt dan di beri kesempatan untuk berkembang. Namun perkembangna berikutnya teori nativisme kurang dapat di terima oleh masyarakat luas,hal itu terbukti dengan munculnya teori pekembangan lain yang di kemukakan oleh ahli yang berbeda.

2.    Teori empirisme
          Teori empirisme dikemukakan oleh John Locke. Teori nin juga sering di kenal dengan sebutan tabularasa,yang berarti batu tulis kosong atau lembaran kosong. Nama asli dari teori ini adlah The school of British empiricism (aliran empiris inggris).
Teori ini mengemukakan bahwa perkembangan di tentukan oleh empiri atau pengalaman-pengalaman yang dapt di  perolehnya selamam perkembangan hidup nya didunia. Dengan demikian menurut teori ini perkembangan dipengaruhi oleh faktor lingkungan termasuk pendidikan yang diterima individu yang bersangkutan. Teori Tabularasa mengumpamakan individu yang dilahirkan bagaikan kertas putih yang kosong. Sifat seorang individu dapat dibuat menjadi sekehendak hati yang disukai tergantunghebndak dibuat atau di bentuk seperti yang di kehendaki. Sepaham dengan teori tabularasa nya John locke,pendidikan mempunyai peranan sangat penting dalam menciptakan generasi atau individu yang bersifat baik. Dengandan demikian teori tabularasa dalam dunia pendidikan menimbulkan faham optimistis. Namun demikian,perlu pula penyusunan kemukakan sebuah fakta yang ironis,yakni diantara para siswa yang dijuluki nakal dan brutal khususnya dikota-kota ternyata cukup banyak berasl dari kalangan keluarga yang serba ada,terpelajar,dan bahkan taat beragama. Sebaliknya,tidak sedikit anak pintar dan berahlak baik yang lahir dari keluarga bodoh dan miskin atau bahkan dari keluarga yang tidak harmonis disamping bodoh dan  miskin. Jadi sejauh manakah validitas teori ini dapat bertahan?

3.    Teori Konvergensi

            Airan konvergensi merupakan gabungan dari kedua teori yaiutu teori nativisme dan teori empirisme. Teoriini mneggabungkan arti penting herditas(pembawaan)dengan lingkungan sebagai faktor yang berpengauh dalam perkembangan manusia. Tokoh utama dalam teori ini adalah Louis William Stern (1871-1938),seorang filosof dan psikolog Jerman.
          Menurut ahli itu ,baik pembawaan maupun pengalaman-pengalaman atau lingkungan mempunyai peran yang penting dalam perkembangan manusia. Perkembangan menurut Stern perkembangan akan di tentukan oleh faktor keturunan atau faktor yang dibawanya sejak lahir(faktor endogen) dan faktor lingkungan (eksogen)termasuk pendidikan.
          Stern mengemukakan pendapat itu disertai bukti-bukti hasil penyelidikannya terhadap anak-anak kembar yang dilakukannya di Hamburg,Jerman. Stern mengetahui anak-anak kembar mempunyai sifat-sifat keturunan yang sama. Anak -anak tersebut kemudian dipisah dari pasangannya,ditempatkan pada pengaruh lingkungan yang berbeda satu dengan yang lainnya. Setelah dalam kurun waktu tertentu Stern memperoleh data dari pengamatannya bahwa anak kembar tersebut akhirnya mempunyai sifat yang berbeda satu dengan yang lainnya. Hal itu berarti adanya pengaruh faktor lingkungan tempat anka mengalami perkembangan. Dengan pernyataan lain,faktor pembawaan tidak menentukan secara mutlak sifat-sifat atau struktur kejiwaan individu. Pada waktu berikutnya penyeledikan semaca itu banyak dilakukan di tempat-tempat lain seperti di Chicago,dan Texas.
          Para ahli penganut teori konvergensi berkeyakinan bahwa baik faktor pembawaan maupun faktor llingkungan memiliki andil sama besar dalam menentukan masa depan individu.












     
                                                                        
























BAB I

  PENDAHULUAN


              Jika di perhatikan tingkah laku manusia yang ada ddi

sekeliling kita terlihat bahwa tingkah laku manusia adalah sangat

beragam hal itu disebabkan masing-masing orang mempunyai sifat

atau karakterisktik yang khas yang ada pada orang tersebut .
           
              Mengenai sifat atau karakteristik ini  akan dibahas pada

bab selanjutnya pada makalah ini.


















BAB III
PENUTUP
A. Simpulan
   
 Tingkah laku manusia sangat beragam halnya,itu disebabkan manusia memiliki kemampuan dan karakteristik yang khas yang ada pada orang tersebut. Tingkah laku manusia sangat berbeda dengan tingkah laku pada binatang,terlihat tingkah laku manusia lebih sempurna jika dibandingkan dengan tingkah laku binatang.
Karena setiap kelebihan yang ada pada manusia telah di terangkan di dalam al-qur`an sura at-tin ayat 4.
           Setiap individu dapat berkembang dan hidup didunia. Mereka mengalami perubahan-perubahan menuju ke tingkat yang lebih sempurna. Dalam perkembangan ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan tersebut. Para ahli melakukan penyelidikan dan mengemukakan teori-teori perkembangan yang berragam, yaitu teori nativisme,teori empirisme,dan teori konvergensi atau gabungan antara teori nativisme dan teori empirisme.


B. Saran
      Kami ucapkan terima kasih pada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam makalah ini.
Kami pun menyadari makalah ini jauh dari sempurna,sehingga kami sangat mengharap kritik dan saran demi pembaharuan yang lebih baik pada masa yang akan datang.






Daftar Pustaka


Psikologi Umum,karangan Rosnelly,semarang 2001

Ilmu jiwa Umum,karangan Abu Ahmadi,Jakarta 2002

Psikologi Umum,karangan Abu Ahmadi,Jakarta 1999

Psikologi Umum,karangan Drs. Ahmad Fauzi,Bandung 1999

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar